15 Air terjun di Yogyakarta yang Eksotis

Destinasi wisata baru memang selalu dicari, khususnya oleh anak-anak muda yang gemar untuk berpetualang, salah satu destinasi yang paling dicari yaitu Air Terjun. nah di Yogyakarta sendiri terdapat banyak Air Terjun, baik yang sudah dikelola maupun yang masih tersembunyi. Semakin alami keadaan lingkungan sebuah air terjun, maka akan semakin dicari. Selain karena kealamiannya, panorama dan suasanya juga masih asri dan sangat nyaman untuk dikunjungi. Berikut ulasan mengenai Air Terjun yang ada di Yogyakarta:

  1. Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk

Diapit oleh sebuah tebing setinggi 50 meter ini mulai dikenal sekitar tahun 2010, dengan airnya yang segar dan jernih ini membuat wisatawan terpikat untuk mengunjunginya, berbagai fasilitas pendukung juga sudah diadakan guna menambah kenyamanan wisatawan, bagi yang tidak bisa berenang pengelola juga sudah menyiapkan pelampung dan rakit sederhana.

  1. Air Terjun Tlogo Muncar Kaliurang

http://jogjapost.com

Aliran air jernih dan segar yang mengalir  ini bersal dari lereng bukit Plawangan, salah satu bukit di gunung merapi, setinggi 45 meter ini ada di musim penghujan saja.Jika dimusim kemarau debit air di tempat ini menyusut bahkan kering, namun keanekaragaman vegetasi tumbuhan di tempat ini sangat indah dan memukau.

  1. Air Terjun Pantai Jogan

jogan

https://webicdn.com

Pantai jogan tidak hanya terkenal karena keindahan pantainya yang berkarang, namun dibalik itu juga terdapat Air Terjun. Aliran airnya langsung jatuh bebas dari atas tebing karang ke bibir pantai jogan. Air terjun ini memiliki tinggi sekitar 10 meter. Memberi hawa segar di tengah teriknya cuaca pantai jogan. Aliran air yang turun kebawah di tambah terpaan angin menambah keindahan dan keeksotisan tempat ini.

  1. Air Terjun Luweng Sampang

https://bonvoyagejogja.com

Luweng sampang merupakan air terjun unik yang memiliki kekhasan berupa batuan yang terkikis oleh aliran air, batuan ini terlihat seperti Grand Canyon di negara AS. Batuan yang terkikis oleh air ini terlihat seperti lapisan batuan yang bergaris-garis dan sangat menarik.

  1. Curug Pulosari

https://ksmtour.com

Curug Pulosari ini merupakan sebuah air  terjun dengan aliran air yang berasal dari kawasan perbukitan sekitar, arus air di tempat ini relatif kecil mengingat lokasinya di tengah perbukitan yang kering, namun justru dengan lingkungan sekitar yang kering membuat pemandangan di tempat ini sangat menarik.

  1. Air terjun Randusari

https://aengaeng.com

Air terjun yang cukup asri ini memiliki ketinggian sekitar 15 meter dan memiliki kedalaman hingga 3 meter.  Masih alami dan asri ditambah dengan pohon Randu besar yang rindang, air terjun ini juga memiliki kemiringan hingga 80 derajat sehingga tempat ini bisa digunakan oleh wisatawan untuk Rafling.

  1. Air Terjun Kedung Pengilon

eksotisjogja.com

Bagi sebagian orang berlibur dengan berenang di sebuah genangan air yang jernih merupakan suatu hal istimewa dan menyenangkan, tempat yang lagi ngehits dibantul ini memiliki genangan air yang sejernih kaca dan menyegarkan. Dengan warna air yang biru kehijau-hijauan membuat semakin menawan.

  1. Air Terjun Sidoharjo

https://jpswisata.com

Masih terjaga keasriannya ini berada di Kabupaten Kulonprogo. Memiliki ketinggian 75 Meter ini memiliki Keindahan panorama alam yang menawan. Air terjun ini merupakan yang tertinggi di Yogyakata. Wisatawan yang berkunjung ke tempat ini bisa merasakan keasrian alam yang masih terjaga, meskipun belum banyak fasilitas pendukung yang memadai.

  1.  Grojogan Sewu

eksotosjogja.com

Yang satu ini bukan di Tawangmangu Jawa Tengah ya, melainkan di Kulon Progo. Makna dari Grojogan Sewu berarti memiliki debit air yang banyak, dengan kesegaran air jernih yang mengalir dengan derasnya akan membuat wisatawan yang berkunjung ke tempat ini betah untuk berlama-lama.

  1. Kedung Pedut

https://www.cumacuma.org

Pesona keindahan Kedung Pedut memang tidak ada duanya, air terjun yang seperti waterpark alami ini memanjakan setiap pengunjung yang datang.

  1. Taman Sungai Mudal

https://ksmtour.com

Bagi yang ingin menikmati keindahan air terjun di tengah alam. Taman sungai mudal bisa dimasukkan dalam daftar destinasi anda, masih jernih dan taman buatan yang luas membuat tempat ini semakin indah dipandang.

  1. Air Terjun Kedung Kandang

Air Terjun Kedung Kandang

Siapa yang tak kenal aliran musiman ini mengalir di musim penghujan. Mempunyai keindahan berupa aliran  yang mengalir di 6 Tingkatan. Dengan pemandangan indah dan menarik di sekelilingnya.

  1. Curug Banyunibo

http://seputarjogjakarta.com

Yang cantik ini mempunyai air yang jernih kehijauan, dengan air yang menurun melalui batu-batuan. Dari kejauhan air terjun ini berhulu dari sungai berbatu yang menawan diatasnya.

  1. Curug Tegalrejo

eksotisjogja.com

Berenang di cuaca siang hari yang terik memang sangat menyejukkan badan. Air terjun ini memiliki air yang jernih dan debit air yang sedang serta lumayan dangkal. Sehingga wisatawan bisa berenang di tempat ini.

  1. Grojogan Pucung

eksotisjogja.com

Melihat jernihnya air groojogan ini membuat pengunjung tak sabar untuk sekedar Membasuh muka atau mencelupkan kaki di tempat ini. air di tempat ini terasa sejuk dan menyegarkan loh. Selain itu pesonanya juga menarik dan rugi jika tak diabadikan.

Air Terjun Sri Gethuk, Green Canyon di Jogja

Air Terjun Sri Gethuk begitulah nama yang disematkan kepada air terjun yang terletak di antara ngarai sungai Oya dan area persawahan yang hijau. Letak Wisata ini berada di kabupaten Gunung kidul yang terkenal akan gugusan pegunungan kapur dan asumsi mengenai keadaan tanahnya yang Kering. Dibalik asumsi tentang keringnya tanah gunung kidul ternyata tersembunyi sebuah air terjun yang gemercik airnya bisa memecah keheningan di bumi gunungkidul yang terkenal kering. Tapi kabupaten ini justru memiliki 15 pantai, dan goa yang terdapat stalaktit dan stalakmit yang menawan dan sayang untuk dilewatkan. Gunung kidul juga masih menyimpan potensi alam dengan aliran sungai yang membelah tebing-tebing kapur yang tinggi dengan gemercik aliran airnya yang kelihatan jernih.

Air Terjun yang terletak di Desa Wisata Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul ini memiliki aliran sungai yang mengalir dan membelah tebing-tebing kapur setinggi 25 meter. Aliran ini menciptakan gemercik air terjun yang menawan. Air yang mengalir dan tidak pernah kering ini berasal dari tiga sumber mata air yang berbeda, yang oleh warga setempat disebut dengan mata air menawan. Keindahan dan jernihnya air sungai terjun Sri Gethuk di musim kemarau sangatlah eksotis dan menawan. Lain halnya jika di musim penghujan yang airnya berwarna keruh. Air yang mengalir di antara tebing-tebing ditempat ini serupa dengan green canyon yang ada di ciamis, provinsi jawa barat. Bahkan ada yang bilang kalau daerah wisata Air Terjun Sri Gethuk adalah Green Canyon-nya Gunung Kidul. Apabila beruntung wisatawan dapat melihat indahnya pelangi yang muncul tepat di atas aliran air terjun Sri Gethuk.

Asal-Usul Air Terjun Sri Gethuk

Daerah yang berada di selatan Yogyakarta ini masih kental akan sejarah dan kebudayaan jawanya, sehingga Menurut masyarakat sekitar. Nama Sri Gethuk, diambil dari kata “kethuk”, karena Air Terjun ini adalah tempat untuk menyimpan kethuk. Kethuk yang berarti alat musik atau gamelan, konon menurut legenda kethuk  itu milik makhlus halus, yakni milik Jin Anggo Meduro. Konon hingga sekarang, pada waktu tertentu masyarakat ada yang mendengar alunan suara gamelan dari arah Air Terjun Sri Gethuk. Maka Hingga sekarang Air Terjun ini disebut dengan “Air Terjun Sri Gethuk”

Air Terjun Sri Gethuk Gunung Kidul ini menjadi salah satu spot yang sayang untuk dilewatkan jika berkunjung. Air terjun ini bisa kita nikmati dengan berkendara melewati area hutan kayu putih milik PERHUTANI. Dengan kondisi jalan yang sudah beraspal dan ada juga yang masih berupa tanah. Karena kontur daerah pegunungan yang berliku dan curam, setelah itu pengunjung akan melewati hutan jati dan sampai di tempat pemancingan yang sekaligus dijadikan tempat untuk parkir, sesampainya di area pemancingan pengunjung mempunyai dua pilihan agar sampai di Air Teerjun, yaitu dengan berjalan melalui area persawahan atau menaiki rakit yang terbuat dari drum  bekas yang sudah dirangkai dengan sedemikian rupa sehingga bisa digunakan untuk melintasi arus sungai oya yang deras.

Gambaran

Jika berkunjung ke Air Tejun Sri Gethuk akan lebih menyenangkan jika perjalanan dilakukan di pagi hari dan memilih opsi untuk menaiki rakit, sewaktu mentari pagi bersinar. Sebab arus sungai oya di pagi hari masih terbilang tenang dan jernih. Sehingga perjalanan akan semakin mengasyikkan ditambah dengan suasana hening. Hangatnya sinar mentari pagi yang bersinar makin menambah suasana pagi pengunjung makin nyaman dan berkesan. Perjalanan yang ditempuh untuk sampai ke lokasi air terjun ini sekitar 15 menit, melintasi aliran sungai oya. Selama perjalanan pengunjung akan disuguhi pemandangan berupa tanaman perdu dan belukar yang alami. Selain itu rindang di diantara megahnya tebing-tebing batuan karst yang menghimpit di sisi kanan dan kirinya. Suara rakit yang menyibak jernihnya air berpadu dengan keheningan seolah sedang menciptakan alunan melodi yang mebuat perjalanan pengunjung semakin berkesan.

https://id.wikipedia.org/wiki/Air_Terjun_Sri_Gethuk